MAKALAH
MEDIA PEMBELAJARAN
(
PEMANFAATAN KOMPUTER UNTUK PEMBELAJARAN )

Disusun Oleh :
Firli Hidayat 06111012011
PENDIDIKAN
TEKNIK MESIN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDRALAYA
2012/2013
Kata
Pengantar
Alhamdulillaahirobbil’alamin, kami
panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Tuhan semesta alam yang telah
memberikan kesehatan dan kesempatan kepada saya untuk bisa menyalesaikan tugas
mata kuliah media pembelajaran yang diberikan. Makalah ini merupakan pemenuhan
tugas kuliah yang diberikan oleh dosen pembimbing kepada saya. Makalah ini
memuat tentang penggunaak computer dalam dunia pendidikan yang saya ambil dari
beberapa sumber di internet dan saya susun sehingga menjadi suatu makalah ini
saya berharap makalah
ini dapat menjadi bahan pembelajaran untuk pembaca dan dapat menjadi bahan
referensi pembelajaran tentang computer di dunia pendidikan. Semoga dengan
disusunnya makalah ini akan menjadikan saya lebih memahami pentingnya computer
untuk pembelajaran dan membukakan wawasan yang lebih tentang di dunia
pendidikan.
saya sangat
mengharapkan sikap kritis pembaca terhadap makalah yang saya susun ini demi
perbaikan kedepanya nanti. saya mengucapkan terima kasih atas semua dukungan
yang telah mensuport dalam penyusunan makalah ini.
Gelumbang, April 2013
Penulis,
Daftar
Isi
Halaman
judul…………………………………………………………………...………..i
Kata
pengantar…………………………………………………………………..……….ii
Daftar
isi……………………………………...……………………………….………...iii
Bab
I Pendahuluan
I.1
Latar belakang ………………...……………………………………..…..…..1
I.2
Identifikasi Masalah …..……………………………………………..…..…..1
I.3
Pembatasan Masalah…..……………………………………………..…..…..2
I.4
Perumusan Masalah…..……………………………………………..…..……2
Bab
II Kajian Pustaka……………………………………………………………………3
Bab
III Pembahasan
II.1
Komputer sebagai media pembelajaran……………………………….…….9
II.2
Penggunaan jaringan computer untuk pembelajn………………………….16
II.3
Penggunaan media Komputer dalam bahasa asing…………………...……18
Bab
IV Penutup
III.1
Kesimpulan...………………………………………………………….…..25
Daftar
Pustaka……………………………………………………………………..……26
BAB
I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Masalah
Komputer
adalah benda elektronik yang tidak langka lagi di kehidupan sekarang ini
terutama di jenjang pendidikan SMA, SMP, bahkan anak SD sudah bisa mengoprasikan
computer. Karena keberadaanya yang lumrah dan mudah ditemui di tempat umum
seperti jasa warnet bahkan sudah memiliki computer di dalam rumah sendiri
sehingga anak-anak sekarang sudah mahir dalam penggunaan komputer
Akan tetapi penggunaan computer
biasanya di luar pendidikan seperti hanya untuk bermain game, melihat foto-foto
dan jarang sekali digunakan untuk belajar terutama bagi anak SMP atau SMA.
Melihat kondisi ini kita sebagai pendidik atau calon pendidik harus membuat
situasi dimana computer dijadikan sebagai media belajar bagi siswa. Dengan
memberikan bahan pelajaran menggunakan software power point atau lainya yang
berisi materi pelajaran sehingga anak didik dapat menggunakan computer untuk
belajar.
Maka dari itu saya membuat sebuah makalah
ini sebagai bahan pembelajaran tentang computer dan dunia pendidikan yang saya
kutip dari beberapa sumber di internet yang memuat banyak sekali membahas
tentang keuntungan pembelajaran yang berbasis computer.
I.2 Identifikasi Masalah
Sesuai dengan judul makalah ini “Pemanfaatan
Komputer Untuk Pembalajaran”, terkait dengan pelaksanaan program pendidikan di
sekolah dan fungsi serta ketersediaan media koputer terhadap pelaksanaan
program tersebut.
Berkaitan
dengan judul tersebut, maka masalahnya dapat diidentifikasi sebagai berikut 1. Bagaimana
peran media komputer terhadap pelaksanaan pembelajaran
2.
Apa mana pengaruh media computer terhadap hasil belajar siswa
1.3 Pembatasan Masalah
Untuk memperjelas ruang
lingkup pembahasan, maka masalah yang dibahas dibatasi pada masalah :
- Peran
komputer terhadap pelaksanaan pembelajaran
- Pengaruh
penggunaan media computer
1.4
Perumusan Masalah.
Berdasarkan latar
belakang dan pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yang dibahas dapat
dirumuskan sebagai berikut :
- Bagaimana pengaplikasian
penggunaan computer dalam pembelajaran ?
- Bagaimana engaruh
yang diberikan oleh media computer terhadap hasil belajar siswa ?
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
HAMACHER
Komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima
informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang
tersimpan di memorinya dan menghasilkan output berupa informasi
BLISSMER
Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas
sebagai berikut: menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya,
menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan, serta menyediakan output
dalam bentuk informasi
FUORI
Komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar
secara cepat, termasuk perhitungan aritmatika dan operasi logika tanpa campur
tangan manusia
ELIAS M. AWAD
KOmputer adalah alat hitung yang memproses data yang disajikan dalam bentuk
data diskret (digital) dan data kontinyu (analog).
Jadi komputer adalah alat yang dapat mengolah data secara rinci dan
menyampaikanya dalam bentuk informasi.
Menurut Nasotion(2001), komputer dibagi menjadi beberapa generasi. Yaitu
generasi pertama (1953-1958), generasi kedua(1958-1966), generasi ketiga
(1966-74), generasi keempat (1974-1982), dan generasi kelima (1982-sekarang).
menurut Sudjana dan Rivai (1989) terdapat beberapa model pembelajaran
berbantuan komputer, yaitu model latihan dan praktek (drill and practice),
model tutorial (tutorials), model penemuan (problem solving), model simulasi
(simulations) dan model permainan (game).
Kit Lay Bourne (
1985 : 82 ) menyatakan bahwa “ penggunaan media tidak harus membawa bungkusan
berita-berita semua, siswa cukup dapat mengawasi suatu berita.” Dari pendapat tersebut dapat dihubungkan bahwa penyampaian
materi pelajaran dengan cara komunikasi masih dirasakan adanya penyimpangan
pemahaman oleh siswa.
Arief S. Sadiman ( 1984:6 ) mengatakan bahwa media “
adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang
siswa untuk belajar seperti film, buku dan kaset “. RE
Clark ( 1996 : 62 ) mengungkapkan bahwa “
the of of media to encourage student to invest more afford in hearing has along
history “.
Dari
pandangan yang ada di atas dapat dikatakan bahwa media merupakan alat yang
memungkinakn anak muda untuk mengerti dan memahami sesuatu dengan mudah dan
dapat untuk mengingatnya dalam waktu yang lama dibangdingkan dengan penyampaian
materi pelajaran dengan cara tatap muka dan ceramah tanpa alat bantuan.
Menurut
Soeparno ( 1987:8 ) menyebutkan ada beberapa alasan memilih media dalam proses
belajar mengajar, yakni :
1. ada berbagai macam media yang
mempunyai kemungkinan dapat kita pakai di dalam proses belajar mengajar,
2. ada media yang mempunyai
kecocokan untuk menyampaikan informasi tertentu
3. ada
perbedaan karakteristik setiap media
4. ada
perbedaan pemakai media tersebut
5. ada
perbedaan situasi dan kondisi tempat media dipergunakan.
Heinich dkk. (1986) mengemukakan sejumlah kelebihan dan
juga kelemahan yang ada pada medium komputer. Aplikasi komputer sebagai alat
bantu proses belajar memberikan beberapa keuntungan. Komputer memungkinkan
mahasiswa belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya dalam memahami
pengetahuan dan informasi yang ditayangkan
Selanjutnya Benny dan Tita (2000) memberi penjelasan. Disamping memiliki
sejumlah kelebihan, komputer sebagai sarana komunikasi interaktif juga memiliki
beberapa kelemahan. Kelemahan pertama adalah tingginya biaya pengadaan dan
pengembangan program komputer, terutama yang dirancang khusus untuk maksud
pembelajaran. Disamping itu, pengadaan, pemeliharaan, dan perawatan komputer
yang meliputi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
memerlukan biaya yang relatif tinggi. Oleh karena itu pertimbangan biaya dan
manfaat (cost benefit analysis) perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk
menggunakan komputer untuk keperluan pendidikan
Nanda Sudjana ( 1987 : 20 ) mengatakan bahwa kreativitas ”merupakan cara
atau usaha mempertinggi atau mengoptimalkan kegiatan belajar siswa dalam proses
pembelajaran ”.
Samion AR ( 2001 : 4 ) menyatakan bahwa :
Falsafah mengajar yang harus diperhatikan oleh guru dalam
menumbuhkan kreativitas siswa adalah :
a. mengajar adalah sangat penting dan sangat
menyenangkan
b. siswa patut dihargai dan disayangi sebagai
pribadi yang unik
c. siswa hendaknya menjadi pelajar yang
aktif.
Supriadi ( 1989 : 303 ) mengatakan ciri kehidupan sekolah
yang kondusif untuk tumbuhnya kreativitas keilmuan adalah :
a. memberikan peluang kepada siswa untuk
mengekspresikan gagasan secara aman.
Mengeluarkan pendapat merupakan suatu keinginan yang
harus dihargai oleh guru, agar dalam membuat media pengajaran PKn tidak
dimonopoli oleh guru bidang studi PKn. Siswa dilibatkan karena tujuan
pembelajaran semuanya adalah untuk keberhasilan siswa
b. menghargai prestasi siswa
c. menghargai imajinasi siswa
d. menghormati keunikan individu siswa
e. menyediakan sumber-sumber informasi yang
memadai untuk kebutuhan siswa
f. mampu mengakomodasikan minat siswa yang
beragam
g. melatih kepekaan siswa
Adapun ciri-ciri anak yang mempunyai kreativitas
tinggi menurut Asep H. Hermawan ( 1997 : 50 ) :
1. selalu ingin mengetahui sesuatu yang benar
2. selalu
ingin mengubah sesuatu yang telah ada
3. mencoba hal-hal yang baru
BAB
III
PEMBAHASAN
MANFAAT KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN
Perkembangan IPTEK terhadap proses pembelajaran adalah
diperkayanya sumber belajar dan media pembelajaran. Media komputer dimanfaatkan
dalam pembelajaran karena memberikan keuntungan-keuntungan yang tidak dimiliki
oleh media pembelajaran lainnya yaitu kemampuan komputer untuk berinteraksi secara individu dengan mahasiswa. Model pembelajaran
yang diterapkan dalam pembelajaran berbantuan komputer
secara umum dapat diklasifikasikan menjadi empat
model, yaitu : 1) tutorial, 2) drill
and practice, 3) simulation, dan 4) problem-solving.
Dalam model 1 dan 2, komputer berperan sebagai
pengajar, sedangkan model 3 dan 4, untuk mengembangkan penggunaan
kemampuan memecahkan masalah melalui
pendekatan discovery atau exploratory. Beberapa
hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran ini dapat meningkatkan motifasi
belajar, media pembelajaran yang efektif, tidak adanya batas ruang dan waktu
belajar.
Perkembangan
komputer sampai saat ini sangat pesat, sebelum mengenal komputer seperti saat
ini, 5000 tahun yang lalu di Asia kecil orang menemukan alat yang disebut
Abacus dan dianggap sebagai awal mula komputer. Pada tahun 1642, Blaise Pascal
menemukan kalkulator roda nomerik untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan
pajak. Tetapi alat ini memiliki kelemahan, yaitu hanya sebatas
melakukan penjumlahan. Komputer sendiri di artikan Hamacher sebagai mesin
penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima input digital kemudian
memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan dimemorinya dan menghasilkan
output berupa informasi. Menurut Nasotion(2001), komputer dibagi menjadi beberapa
generasi. Yaitu generasi pertama (1953-1958), generasi kedua(1958-1966),
generasi ketiga (1966-74), generasi keempat (1974-1982), dan generasi kelima
(1982-sekarang). Dengan perkembangannya yang semakin canggih, maka sampai saat
ini banyak dirasakan manfaatnya dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu
manfaat komputer adalah dalam bidang pendidikanmisalnya
multimedia. Dimana dengan pemanfaatan multimedia, proses pembelajaran lebih
bermakna, karena mampu menampilkan teks, warna, suara, video, gerak, gambar
serta mampu menampilkan kepintaran yang dapat menyajikan proses interaktif.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi juga bermanfaat dalam pendidikan,
salah satunya adalah pembelajaran berbantuan komputer, dalam penggunaannya
menurut Sudjana dan Rivai (1989) terdapat beberapa model pembelajaran
berbantuan komputer, yaitu model latihan dan praktek (drill and practice),
model tutorial (tutorials), model penemuan (problem solving), model simulasi
(simulations) dan model permainan (game).
Media
merupakan alat yang harus ada apabila kita ingin memudahkan sesuatu dalam
pekerjaan. Media merupakan alat Bantu yang dapat memudahkan pekerjaan. Setiap
orang pasti ingin pekerjaan yang dibuatnya dapat diselesaikan dengan baik dan
dengan hasil yang memuaskan.
Kata media itu
sendiri berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari kata “
medium “ yang berarti “ pengantar atau perantara “, dengan demikian dapat
diartikan bahwa media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur
pesan.
Kit
Lay Bourne ( 1985 : 82 ) menyatakan bahwa “ penggunaan media tidak
harus membawa bungkusan berita-berita semua, siswa cukup dapat mengawasi suatu
berita.” Dari pendapat tersebut dapat dihubungkan bahwa
penyampaian materi pelajaran dengan cara komunikasi masih dirasakan adanya
penyimpangan pemahaman oleh siswa. Masalahnya adalah bahwa siswa terlalu
banyak menerima sesuatu ilmu dengan verbalisme. Apalagi dalam proses belajar
mengajar yang tidak menggunakan media dimana kondisi siswa tidak siap, akan
memperbesar peluang terjadinya verbalisme.
Media yang
difungsikan sebagai sumber belajar bila dilihat dari pengertian harfiahnya juga
terdapat manusia didalamnya, benda, ataupun segala sesuatu yang memungkinkan
untuk anak didik memperoleh informasi dan pengetahuan yang berguna bagi anak
didik dalam pembelajaran, dan bagaimana dengan adanya media berbasis TIK
tersebut, khususnya menggunakan presentasi power point dimana anak didik
mempunyai keinginan untuk maju, dan juga mempunyai kreatifitas yang tinggi dan
memuaskan dalam perkembangan mereka di kehidupan kelak.
Sasaran
penggunaan media adalah agar anak didik mampu menciptakan sesuatu yang baru dan
mampu memanfaatkan sesuatu yang telah ada untuk dipergunakan dengan bentuk dan
variasi lain yang berguna dalam kehidupannya. Dengan demikian mereka
dengan mudah mengerti dan mamahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru
kepada mereka.
Arief S.
Sadiman ( 1984:6 ) mengatakan bahwa media “ adalah segala alat fisik yang dapat
menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar seperti film, buku
dan kaset “. RE
Clark ( 1996 : 62 ) mengungkapkan bahwa “
the of of media to encourage student to invest more afford in hearing has along
history “.
Dari pandangan yang ada di atas dapat
dikatakan bahwa media merupakan alat yang memungkinakn anak muda untuk mengerti
dan memahami sesuatu dengan mudah dan dapat untuk mengingatnya dalam waktu yang
lama dibangdingkan dengan penyampaian materi pelajaran dengan cara tatap muka
dan ceramah tanpa alat bantuan.
Menurut Soeparno ( 1987:8 ) menyebutkan
ada beberapa alasan memilih media dalam proses belajar mengajar, yakni :
1.
ada berbagai macam media yang mempunyai kemungkinan dapat kita pakai di
dalam proses belajar mengajar,
2.
ada media yang mempunyai kecocokan untuk menyampaikan informasi tertentu
3. ada perbedaan karakteristik setiap media
4. ada perbedaan pemakai media tersebut
5. ada perbedaan situasi dan kondisi tempat media
dipergunakan.
6. Media pembelajaran berbasis Tek nologi
Informasi dan Komunikasi dan Penggunaannya.
Bertitik tolak
dari pendapat tersebut, jelaslah bahwa memilih media tidak mudah. Media yang
akan digunakan harus memperhatikan beberapa ketentuan dengan pertimbangan bahwa
penggunaan media harus benar-benar berhasil guna dan berdaya guna untuk
meningkatkan dan memperjelas pemahaman siswa.
Penggunaan media pembelajaran yang berbasis
TIK merupakan hal yang tidak mudah. Dalam menggunakan media tersebut harus memperhatikan
beberapa teknik agar media yang dipergunakan itu dapat dimanfaatkan dengan
maksimal dan tidak menyimpang dari tujuan media tersebut, dalam hal ini media
yang digunakan adalah Komputer dan LCD Proyektor.
Ditinjau dari
kesiapan pengadaannya, media dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu media jadi
karena merupakan komoditi perdagangan yang terdapat di pasaran luas dalam
keadaan siap pakai ( media by utilization
) dan media rancangan yang perlu dirancang dan dipersiapkan secara khusus
untuk maksud dan tujuan pembelajaran tertentu.
Dari pernyataan tersebut di atas dapat
dikategorikan bahwa media Komputer dan LCD Proyektor meupakan media rancangan
yang mana didalam penggunaannya sangat diperlukan perancangan khusus dan
didesain sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan. Perangkat
keras ( hard ware ) yang difungsikan dalam menginspirasikan media tersebut
adalah menggunakan satu unit computer lengkap yang sudah terkoneksikan dengan
LCD Proyektor. Dengan demikian media ini hendaknya menarik perhatian siswa
dalam proses pembelajaran khususnya PKn.
I. Komputer
sebagai Media Pembelajaran
Aplikasi komputer dalam bidang
pembelajaran memungkinkan berlangsungnya proses belajar secara individual (individual
learning).Pemakai komputer atau user dapat melakukan interaksi
langsung dengan sumber informasi. Perkembangan teknologi komputer jaringan (computer
network/Internert) saat ini telah memungkinkan pemakainya melakukan
interaksi dalam memperoleh pengetahuan dan informasi yang diinginkan. Berbagai
bentuk interaksi pembelajaran dapat berlangsung dengan tersedianya medium
komputer. Beberapa lembaga pendidikan jarak jauh di sejumlah negara yang telah
maju memanfaatkan medium ini sebagai sarana interaksi. Pemanfaatan ini
didasarkan pada kemampuan yang dimiliki oleh komputer dalam memberikan umpan
balik (feedback) yang segera kepada pemakainya. Contoh penggunaan
internet ini adalah digunakan oleh Universitas terbuka dalam penyelenggaraan
Universitas Terbuka Jarak Jauh disamping mahasiswa mendapat modul untuk proses
belajar mengajar dia juga dapat mengakses informasi melalui internet. Kuliah
lewat Internet oleh IBUteledukasi.com. Universitas virtual IBUteledukasi ini
didirikan oleh Adi sasono, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)
bekerjasama dengan Universitas Tun Abdul Razak (Unitar) Malaysia yang sudah
lebih dulu menyelenggarakan perkuliahan online.
Pada
pendidikan jarak jauh Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada. Interaksi pembelajaran
pada program Magister Manajemen Rumah Sakit dan Magister Manajemen Pelayanan
Kesehatan dilakukan melalui surat elektronik (e-mail) mahasiswa harus
menjawab 75% pertanyaan melalui e-mail. Contoh lain pemanfaatan
jaringan komputer dilakukan di Universitas Indonesia (UI). Sejak tahun 1994 UI
telah mengembangkan infrastruktur informasi yang dikenal dengan nama Jaringan
Universitas Indonesia Terpadu (JUITA). JUITA menghubungkan sebelas fakultas dan
lembaga-lembaga penting yang ada di UI dengan menggunakan jaringan
serat optik ( Sri Hartati, dkk 1997 dalam Benny A. Pribadi
dan Rosita, Tita, 2000).
A.
Kelebihan Komputer
Heinich dkk.
(1986) mengemukakan sejumlah kelebihan dan juga kelemahan yang ada pada medium
komputer. Aplikasi komputer sebagai alat bantu proses belajar memberikan
beberapa keuntungan. Komputer memungkinkan mahasiswa belajar sesuai dengan
kemampuan dan kecepatannya dalam memahami pengetahuan dan informasi yang
ditayangkan. Penggunaan komputer dalam proses belajar membuat mahasiswa dapat
melakukan kontrol terhadap aktivitas belajarnya. Penggunaan komputer dalam
lembaga pendidikan jarak jauh memberikan keleluasaan terhadap mahasiswa untuk
menentukan kecepatan belajar dan memilih urutan kegiatan belajar sesuai dengan
kebutuhan. Kemampuan komputer untuk menayangkan kembali informasi yang
diperlukan oleh pemakainya, yang diistilahkan dengan "kesabaran komputer",
dapat membantu mahasiswa yang memiliki kecepatan belajar lambat. Dengan kata
lain, komputer dapat menciptakan iklim belajar yang efektif bagi mahasiswa yang
lambat (slow learner), tetapi juga dapat memacu efektivitas belajar bagi
mahasiswa yang lebih cepat (fast learner).Disamping itu, komputer dapat
diprogram agar mampu memberikan umpan balik terhadap hasil belajar dan
memberikan pengukuhan (reinforcement) terhadap prestasi belajar
mahasiswa. Dengan kemampuan komputer untuk merekam hasil belajar pemakainya (record
keeping), komputer dapat diprogram untuk memeriksa dan memberikan skor
hasil belajar secara otomatis. Komputer juga dapat dirancang agar dapat
memberikan preskripsi atau saran bagi mahasiswa untuk melakukan kegiatan
belajar tertentu. Kemampuan ini mengakibatkan komputer dapat dijadikan sebagai
sarana untuk pembelajaran yang bersifat individual (individual learning).
Kelebihan komputer yang lain adalah kemampuan dalam mengintegrasikan komponen
warna, musik dan animasi grafik (graphic animation). Hal ini menyebabkan
komputer mampu menyampaikan informasi dan pengetahu-an dengan tingkat realisme
yang tinggi. Hal ini me-nyebabkan program komputer sering dijadikan sebagai
sarana untuk melakukan kegiatan belajar yang bersifat simulasi. Lebih jauh,
kapasitas memori yang dimiliki oleh komputer memungkinkan penggunanya
menayangkan kembali hasil belajar yang telah dicapai sebelumnya. Hasil belajar
sebelumnya ini dapat digunakan oleh siswa sebagai dasar pertimbangan untuk
melakukan kegiatan belajar selanjutnya.
Keuntungan
lain dari penggunaan komputer dalam proses belajar dapat meningkatkan hasil
belajar dengan penggunaan waktu dan biaya yang relatif kecil. Contoh yang
tepat untuk ini adalah program komputer simulasi untuk melakukan percobaan pada
mata kuliah sains dan teknologi. Penggunaan program simulasi dapat mengurangi
biaya bahan dan peralatan untuk melakukan percobaan. (Benny A. Pribadi dan Tita
Rosita, 2002:11-12)
B.
Kekurangan Komputer
Selanjutnya
Benny dan Tita (2000) memberi penjelasan. Disamping memiliki sejumlah
kelebihan, komputer sebagai sarana komunikasi interaktif juga memiliki beberapa
kelemahan. Kelemahan pertama adalah tingginya biaya pengadaan dan pengembangan
program komputer, terutama yang dirancang khusus untuk maksud pembelajaran.
Disamping itu, pengadaan, pemeliharaan, dan perawatan komputer yang meliputi
perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
memerlukan biaya yang relatif tinggi. Oleh karena itu pertimbangan biaya dan
manfaat (cost benefit analysis) perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk
menggunakan komputer untuk keperluan pendidikan. Masalah lain adalah compatability danincompability antara hardware dan software. Penggunaan
sebuah program komputer biasanya memerlukan perangkat keras dengan spesifikasi
yang sesuai. Perangkat lunak sebuah komputer seringkali tidak dapat digunakan
pada komputer yang spesifikasinya tidak sama. Disamping kedua hal di atas,
merancang dan memproduksi program pembelajaran yang berbasis komputer (computer
based instruction) merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Memproduksi
program komputer merupakan kegiatan intensif yang memerlukan waktu banyak dan
juga keahlian khusus.
II.
Penggunaan Jaringan Komputer untuk Pembelajaran
Teknologi
jaringan komputer/internet memberi manfaat bagi pemakainya untuk melakukan
komunikasi secara langsung dengan pemakai lainnya. Hal ini dimungkinkan dengan
diciptakannya sebuah alat bernama modem. Jaringan komputer/internet
memberi kemungkinan bagi pesertanya untuk melakukan komunikasi tertulis dan
saling bertukar pikiran tentang kegiatan belajar yang mereka lakukan. Jaringan
komputer dapat dirancang sedemikian rupa agar dosen dapat berkomunikasi dengan
mahasiswa dan mahasiswa dapat melakukan interaksi belajar dengan mahasiswa yang
lain. Interaksi pembelajaran dengan menggunakan jaringan komputer tidak saja
dapat dilakukan secara individual, tetapi juga untuk menunjang kegiatan belajar
kelompok. Pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh
dikenal juga dengan istilahComputer Conferencing System (CCF).
Biasanya sistem ini dilakukan melalui surat elektronik atau E-mail. Beberapa
kelebihan pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh
yaitu: dapat memperkaya model-model tutorial, dapat memecahkan masalah belajar
yang dihadapi mahasiswa dalam waktu yang lebih singkat dan dapat mengatasi
hambatan ruang dan waktu dalam memperoleh informasi. CCF memberi kemungkinan
bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan interaksi pembelajaran langsung antar
individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok (Mason,
1994 dalam Benny A. Pribadi dan Tita Rosita, 2002:13-14)
A. Kreativitas
Siswa
1.
Pengertian
Kreativitas
yang didmiliki oleh manusia sejak dilahirkan ke dunia suatu yang wajar.
Demikian juga dengan guru, karena kreatvitasnya itu maka seseorang dapat
mengaktualkan dirinya. Di sini terutama dalam penggunaan media pembelajaran
PKn, mengingat peranan guru yang sangat besar dalam pembentukan sikap dan
mental serta pengembangan intelektualitas anak yang dimilikinya.
Nanda Sudjana
( 1987 : 20 ) mengatakan bahwa kreativitas ”merupakan cara atau usaha
mempertinggi atau mengoptimalkan kegiatan belajar siswa dalam proses
pembelajaran ”. Pengaruh yang diberikan oleh guru dalam pendekatannya dengan
siswa bisa saja lebih besar dibandingkan dengan yang dimiliki oleh orang
tuanya. Hal ini disebabkan oleh kesempatan untuk merangsang siswa dan kalau
ingin menghambatnya lebih banyak dari orang tua siswa.
Penggunaan
media oleh guru dalam proses pembelajaran, tentumya tidak terlepas dari
bagaimana guru tersebut mengajar. Guru Pkn perlu memperhatikan pedoman atau
falsafah dalam mengajar. Ini akan bermanfaat guna pencapaian tujuan
pembelajaran yang ditetapkan sebelumnya. Samion AR ( 2001 : 4 ) menyatakan
bahwa :
Falsafah
mengajar yang harus diperhatikan oleh guru dalam menumbuhkan kreativitas siswa
adalah :
a.
mengajar adalah sangat penting dan sangat menyenangkan
b.
siswa patut dihargai dan disayangi sebagai pribadi yang unik
c.
siswa hendaknya menjadi pelajar yang aktif.
Dengan
memperhatikan pendapat di atas dan melaksanakan secara optimal, maka guru dalam
penggunaan media juga harus memperhatikan hal-hal tersebut. Media yang
dipergunakan sebagai alat bantu dapat saja menjadi pendorong bagi anak didik.
Mempermudah untuk memahami materi yang disajikan. Pendorong agar para guru
mempunyai daya kreativitas tinggi tentunya berpengaruh dengan cita-cita.
Cita-cita disini merupakan pusat dari bermacam-macam kebutuhan, artinya
kebutuhan-kebutuhan biasanya dipusat di sekitar cita-cita itu.
Guru perlu mempunya
cita-cita dalam perencanaan dan penggunaan media, karena cita-cita di sini
mampu memposisikan energi psikis untuk belajar memanfaatkan media dan juga
dalam penggunaan pendidikan. Dalam pencapaian cita-cita tersebut guru perlu
melakukan langkah-langkah agar kreativitas siswa dan pembelajaran
dapat berhasil guna. Upaya-upaya yang dilakukan guru dalam
menciptakan kreativitas anak adalah :
a).
Menetapkan bahan pembelajaran dan menyediakan media yang dipergunakan dalam
proses pembelajaran
Bahan pembelajaran
merupakan isi yang diberikan kepada siswa pada saat berlangsungnya proses
pembelajaran. Bahan yang disajikan inilah mengantarkan siswa pada tujuan
pengajaran. Salah satu cara untuk mempermudah dalam pencapaian tujuan
pengajaran tentunya menggunakan media yang mana media mempunyai keterkaitan
dengan bahan yang disampaikan ( relevansi )
b). Pelaksanaan
kegiatan belajar mengajar
Kegiatan
belajar mengajar, tentunya mempunyai hubungan yang erat dengan materi
pelajaran. Guru mempunyai keinginan supaya anak didiknya berkembang perlu dapat
mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar. Dimana kegiatan itu dilakukan
oleh guru sebagai pendidik dan siswa sebagai penerima materi di dalam
interaksinya dalam belajar mengajar.
Kegiatan
belajar mengajar itu dihubungkan dengan cara guru menyampaikan materi pelajaran
agar dapat dipahami oleh anak didik, dan anak atau siswa menerima materi yang
disampaikan oleh guru tersebut. Perlu untuk diketahui bahwa kegiatan belajar
siswa banyak dipengaruhi oleh kegiatan guru.
2.
Kemampuan Siswa Dalam Mengekpresikan Gagasan Sebagai Wujud Kreativitas
Dalam
kaitannya dengan kreativitas Supriadi ( 1989 : 303 ) mengatakan ciri kehidupan
sekolah yang kondusif untuk tumbuhnya kreativitas keilmuan adalah :
a.
memberikan peluang kepada siswa untuk mengekspresikan gagasan secara aman.
Mengeluarkan pendapat merupakan
suatu keinginan yang harus dihargai oleh guru, agar dalam membuat media
pengajaran PKn tidak dimonopoli oleh guru bidang studi PKn. Siswa dilibatkan
karena tujuan pembelajaran semuanya adalah untuk keberhasilan siswa
b.
menghargai prestasi siswa
c.
menghargai imajinasi siswa
d.
menghormati keunikan individu siswa
e.
menyediakan sumber-sumber informasi yang memadai untuk kebutuhan
siswa
f.
mampu mengakomodasikan minat siswa yang beragam
g.
melatih kepekaan siswa
Kemampuan
siswa dalam mengemukakan pendapatnya harus dihargai dan bagaimana caranya agar
siswa tersebut tidak merasa mempunyai kekurangan dalam menumbuhkan
kreativitasnya, dengan menggunakan media pembelajaran berbasis TIK tentu saja
diharapkan siswa mampu menumbuhkan kreativitasnya dengan maksimal yang terdapat
di dalam diri mereka. Seorang anak yang mempunyai kretaivitas tinggi tentunya
berbeda dengan siswa yang mempunyai krativitas rendah
Siswa yang mempunyai
kreativitas tinggi tentunya akan mampu menyelesaikan permasalahan dengan cepat
dan tanggap terhadap permasalahan yang muncul. Sedangkan siswa yang
berkreativitas rendah terlihat kurang menanggapi permasalahan dalam
pembelajaran. Siswa yang kurang kreativitas tidak akan bisa dengan cepat
menyelesaikan tugas, dan apabila kesulitan dalam membuat tugas siswa tersebut
terlambat reaksinya untuk bertanya kepada orang lain.
3.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis TIK Dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa
Media
pembelajaran berbasis TIK sangat erat kaitannya dengan kreativitas anak, dan
anak yang mempunyai kreativitas tentunya anak yang perkembangannya baik dan
mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik pula dan mereka tidak ingin
mempermasalahkan berlarut-larut dan secepatnya diselesaikan.
Kreativitas
yang merupakan kemampuan seseorang untuk mengaktualkan dirinya dalam pergaulan
dan juga dalam pembelajaran di sekolah. Hal ini yang diharapkan agar dengan
adanya media pembelajaran atau dengan menggunakan media pembelajaran
berbasis TIK anak dapat kreatif dan berkembang sesuai yang diinginkan. Adapun
ciri-ciri anak yang mempunyai kreativitas tinggi menurut Asep H. Hermawan
( 1997 : 50 ) :
1. selalu ingin
mengetahui sesuatu yang benar
2. selalu
ingin mengubah sesuatu yang telah ada
3. mencoba
hal-hal yang baru
Media komputer
dimanfaatkan dalam pembelajaran karena memberikan keuntungan-keuntungan yang
tidak dimiliki oleh media pembelajaran lainnya yaitu kemampuan komputer untuk
berinteraksi secara individu dengan mahasiswa. Model pembelajaran
yang diterapkan dalam pembelajaran berbantuan komputer
secara umum dapat diklasifikasikan menjadi empat
model, yaitu : tutorial, drill
and practice, simulation, dan problem-solving.
I
I. Penggunaan Jaringan Komputer untuk Pembelajaran
Teknologi
jaringan komputer/internet memberi manfaat bagi pemakainya untuk melakukan
komunikasi secara langsung dengan pemakai lainnya. Hal ini dimungkinkan dengan
diciptakannya sebuah alat bernama modem. Jaringan komputer/internet
memberi kemungkinan bagi pesertanya untuk melakukan komunikasi tertulis dan
saling bertukar pikiran tentang kegiatan belajar yang mereka lakukan. Jaringan
komputer dapat dirancang sedemikian rupa agar dosen dapat berkomunikasi dengan
mahasiswa dan mahasiswa dapat melakukan interaksi belajar dengan mahasiswa yang
lain. Interaksi pembelajaran dengan menggunakan jaringan komputer tidak saja
dapat dilakukan secara individual, tetapi juga untuk menunjang kegiatan belajar
kelompok. Pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh
dikenal juga dengan istilah Computer Conferencing System (CCF).
Biasanya sistem ini dilakukan melalui surat elektronik atau E-mail. Beberapa
kelebihan pemanfaatan jaringan komputer dalam sistem pendidikan jarak jauh
yaitu: dapat memperkaya model-model tutorial, dapat memecahkan masalah belajar
yang dihadapi mahasiswa dalam waktu yang lebih singkat dan dapat mengatasi
hambatan ruang dan waktu dalam memperoleh informasi.
3. ISU
DAN MASALAH KOMPUTER DALAM PENDIDIKAN
Pengertian
Teknologi Pendidikan diabad ke dua puluh meliputi
lentera pertama proyektor slide kemudian radio dan kemudian
gambar hidup. Sedangkan abad 19 ke bawah sampai lima belas teknologi lebih
diartikan papan tulis dan buku. Jadi Teknologi Pendidikan adalah
segala usaha untuk memecahkan masalah pendidikan.
LEBIH
DETAIL DAPAT DIURAIKAN BAHWA:
1.
Teknologi Pendidikan lebih dari perangkat keras.
2. Teknologi dapat juga
terdiri segala teknik atau metode yang
dapat dipercaya untuk melibatkan pelajaran; strategi belajarkognitif
dan keterampilan berfikir kritis.
3.
Belajar teknologi dapat dilingkungan manapun yang melibatkansiswa belajar
secara aktif, konstruktif, autentik dan kooperatif serta bertujuan.
Macam-macam Teknologi
Pendidikan :
· Sistem
berpikir
· Desain
sistem
· Kualitas
pengetahuan
· Manajemen
Perubahan
· Teknologi
pembelajaran
DAMPAK
POSITIF KOMPUTER DALAM PENDIDIKAN
Dalam dunia pendidikan, komputer dan
Internet merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan,
berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin
sulit dicari secara nyata.
PERMASALAHAN
TEKNOLOGI (KOMPUTER) DI DUNIA PENDIDIKAN
· Masalah
pembiayaan.
· Keterbatasan sarana prasarana sekolah/Universitas.
· Penggunaan teknologi pendidikan dalam bentuk Hardware
memerlukan kontrol
yang tinggi dari para pengajar atau orang tua terutama internet dan software.
yang tinggi dari para pengajar atau orang tua terutama internet dan software.
PERMASALAHAN
TEKNOLOGI (KOMPUTER) DI DUNIA PENDIDIKAN
· Siswa yang tidak mempunyai motivasi yang tinggi cenderung
gagal.
· karena adanya kebebasan akses
internet dapat terjadi
penyalahgunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk kriminalitas atau
asusila oleh
para pelajar atau mahasiswa.
MEMASYARAKATKAN KOMPUTER DI
DUNIA PENDIDIKAN
Beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk
memasyarakatkan komputer adalah sebagai berikut:
1. Tahap
awal adalah memahami pengoperasian komputer.
2. Pada
tahap kedua ini ditanamkan keuntungan‑keuntungan yang bisa diperoleh dengan
adanya alat bantu komputer.
3.
Khususnya untuk pelajar‑pelajar tingkat sekolah dasar atau menengah. Pemahaman
pelajaran dapat dilakukan dengan bantuan komputer.
4. Tahap
selanjutnya adalah mengembangkan kemampuan siswa untuk bekerja dan menganalisa
masalah menggunakan komputer.
5. Jika
prasarana fisik memungkinkan, pada tahapan ini diketengahkan konsep
bermasyarakat menggunakan komputer.
6. Pada
tahap akhir, kemampuan untuk membuat sendiri program‑program yang dibutuhkan
dapat dikembangkan.
Computers
In Education
Introduction
Computer is an electronic device that complex and
has many advantages. Computers are suitable to be used as a tool to assist teachers in
teaching learning process because the computer is able to receive and process
data. Giesert and Futrell
(1990) pointed out that a teacher who use computers in teaching and learning
can be categorized as having additional competences. The lessons included with the latest teaching
aids could increase students' interest to learn something for education. In addition, if the computer can be used to
systematically and effectively by teachers it will be able to solve any
problems in teaching and learning. This is in line with brazenly Heinich (1993) which says that the computer
can enrich teaching techniques. The computer is a complement to the delivery of effective teaching. Sandholtz (1997) have been expressed that the
use of technology can facilitate teaching and learning.
Accordingly, the government or the Ministry of
Education in particular has always held an introductory course on computer and
computer-aided building materials for teacher trainers and teachers in service. Therefore, a computer education program for
student teachers is not only a computer but also learning about computer aided
learning.
Use of Computer in
Teaching and Learning
Hilary Mc Lellan (1991) pointed out that
computers can help teachers implement teaching and learning activities in the
classroom.He pressed on the importance of a teacher's knowledge at least at a
basic level in handling computer hardware and software before they can produce
the most effective teaching methods in the classroom.
Diana Laurillard (1992) states that computer-based
learning can enhance the understanding of theoretical concepts. He argues that simulation and computer-aided
methods to increase the level of understanding with simple lessons.
Heinich (1993) stated the computer is able to
control and manage a lot of teaching materials. Computer capability allows users to interact
with teachers implement teaching and learning easier and more interesting. This view is supported by Sandholtz (1997)
which states that the use of technology in schools can facilitate teaching and
learning. Thus it can be
said that the computer has its advantages be appropriate and effective media in
the context of teaching and learning in education.
Teacher Perceptions on the
Use of Computers in Teaching and Learning
Bliss (1986) identified several factors
that influence the implementation of computer-aided learning among teachers. Among the important issue is the changing
role of the teacher. Through
research, there are teachers who are anxious and insecure attitude towards
oneself to master new technologies.
In the aspect of confidence and comfort using
computer technology, Heywod and Norman (1988), Blease and Cohen (1990) have
similar findings. According to their findings, what is emphasized by the teacher confidence
and comfort in using computers. Somekh (1989) also had similar findings. Somekh found that teachers experience
negative or ineffective when trying to use a computer will encourage teachers
to push the innovation of computers.
Rhodes and Cox (1990) found an increased workload
has prevented the use of computers among teachers. In addition, the lack of quality software
also cause teachers considered that the use of computers in teaching and
learning is not effective. Based
on the findings, the perception of teachers on the use of computers in teaching
and learning is important to determine kajayaan or failure of computer use in
education.
Teachers' Role In The Use
of Computer in Education
According to Woodrow (1992), the success of any
educational innovation or technology education program relies heavily on the
support and teachers' attitudes. According Sufean (1991), positive attitudes
and motivation stems from a desire high on something.Effective use of modern
technology relies heavily on teachers willing to change and try new teaching
methods and modern (German, 1997).
Dupagne and Krendl (1992), while making a literature
review on teachers' attitudes towards computers, found that the experience of
using computers to foster a positive attitude toward computer technology. Teachers need time and understanding of how
technology can help them (Chin and Hortin, 1996). By Gan (1991), teachers will only use the
computer when familiar and feel comfortable with their use.
BAB IV
PENUTUP
III.1
KESIMPULAN
Penggunaan
computer dalam media pembelajaran sangat penting digunakan dalam proses pembelajaran
karena media computer ini tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Media ini dapat
digunakan dimana saja, kapan saja hanya saja tergantung dari niat dari
individunya sendiri.
Jaringan komputer/internet memberi kemungkinan bagi
pesertanya untuk melakukan komunikasi tertulis dan saling bertukar pikiran
tentang kegiatan belajar yang mereka lakukan
Penggunaan komputer dalam lembaga pendidikan jarak jauh
memberikan keleluasaan terhadap mahasiswa untuk menentukan kecepatan belajar
dan memilih urutan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan
Daftar Pustaka
Juliandri, 2011, “Artikel Pemanfaatan Komputer Dalam Dunia
Pendidikan”, (online), http://andregotixz.blogspot.com, diakses pada 20 April 2013.
Moestahid, 2012, “Manfaat Komputer Dalam Pembelajaran” (online), http://moestahid.blogspot.com, diakses 11 April 2013.
Rendi, 2013, “Definisi Komputer Menurut Para Ahli”, (online), http://rendiabd.blogspot.com, diakses 11 April 2013.
Sahlanazha, 2011, “Pemanfaatan Komputer Dalam Dunia Pendidikan”,
(online), http://sahlanazha.blogspot.com, diakses pada 20 April 2013.
Zulkifli, 2012, “Pengertian
Media Menurut Para Ahli”, (online), http://zulkiflimediapembelajaran.wordpress.com,
diakses pada 20 April 2013.
No comments:
Post a Comment